Skip to content
-
  • KPOP
  • Movies
  • News
  • Books
  • Contact
  • About
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Hobi Hepi Hobi Hepi Hobi Hepi

Be Happy With Your Hobbies

Hobi Hepi Hobi Hepi Hobi Hepi

Be Happy With Your Hobbies

  • KPOP
  • Movies
  • News
  • Books
  • Contact
  • About
  • KPOP
  • Movies
  • News
  • Books
  • Contact
  • About
Subscribe
Close

Search

Movies

Review & Sinopsis Cupid’s Last Wish, Drama Kedua Couple EarthMix

By Listiorini Ajeng Purvashti
30 Juni 2022 9 Min Read
26

review cupid's last wish

Yang bisa membuat hatimu merasa tenang adalah hatimu sendiri

Entah apa yang ada di kepalaku. Dia selalu saja marah-marah, mengomeliku, menghardik, bahkan sempat membenciku. Namun, aku tidak bisa menyangkalnya bahwa aku sangat mencintainya. Aku sangat peduli padanya. Aku selalu khawatir tentangnya.

Entah apa aku harus bersyukur atau meratapi nasib. Sejak kejadian kecelakaan itu, aku dan dia bisa meluruskan berbagai kesalahpahaman yang terjadi. Bahkan, aku bisa mengetahui perasaan dia yang sesungguhnya. Tapi, kenapa dia selalu mengatakan hal yang sebaliknya?

Inilah aku, Korn, seorang pria biasa yang sangat beruntung bisa dianggap sebagai keluarga Warodom. Mereka bukan keluarga sedarah, tapi sejak kecil, aku memang dirawat dan dibesarkan oleh keluarga Warodom. 

Karena itulah juga, aku bisa dekat dengan anak-anak Warodom, yaitu Win dan Lin. Win adalah kakak laki-laki dari Lin. Sifatnya.. ah sungguh galak sekali. Dia adalah orang yang aku maksud tadi. Orang yang aku sayangi.

WARNING! Artikel mengandung spoiler.

  • Tayangan: GMMTV Oficial YouTube (link nonton)
  • Genre Film: Adventure, Romance, Drama, Supernatural
  • Tanggal Rilis: Februari 2021
  • Jumlah Episode: 10
  • Durasi Per Episode: 45 menit
  • Pemain: Mix Sahaphap Wongratch (Win), Earth Pirapat Watthanasetsiri (Korn), Jan Ployshompoo Supasap (Lin), White Nawat Phumphothingam (Non), Kai Nipawan Taveepornsawan (Ibu Lin & Win)

Sinopsis

review cupid's last wish

“KAU SENGAJA MENJILAT AYAHKU UNTUK MENDAPATKAN SAHAM DARI PERTENAKAN KAMI?!” 

Win terus saja membentak tepat di depanku setelah pengacara Tuan Warodom membacakan wasiatnya.

“AKU TIDAK MENYANGKA, KAU SAMA SAJA SEPERTI DUA PARASIT ITU, KORN!” 

Dua parasit yang sangat dibenci Win adalah dua adik kandung dari Tuan Warodom.

“MULAI HARI INI KAU PERGI DARI RUMAH INI!” 

Pernyataan Win dipenuhi dengan amarah. Tidak ada satu orang pun yang berani membalas perkataannya. Semua terdiam. Termasuk aku.

Aku pergi dari rumah Warodom tanpa diberi kesempatan untuk menjelaskan terlebih dahulu. Kini, hubungan pertemananku dengan Win sudah hancur. Dia sudah membenciku. Tidak apa-apa, aku bisa mengerti meski itu sangat menyakitkan.

Sudah beberapa bulan aku meninggalkan kediaman Warodom. Tentu saja aku merindukan Win. Dia tidak pernah lagi menghubungiku semenjak kejadian pembagian warisan. Namun, aku masih bisa berhubungan baik dengan adik perempuannya, Lin.

“Phi.. aku butuh saranmu. Phi Win tidak mau mendengarkan saran dari semua orang. Sedangkan, peternakan Warodom diambang kebangkrutan. Bagaimana ini, phi Korn?”

Suara Lin tampak begitu gelisah dan kebingungan. Dia juga seperti sengaja memelankan suaranya, lebih cenderung berbisik. Sepertinya dia meneleponku secara sembunyi-sembunyi.

“Apa perlu phi ke rumahmu, Lin? Phi, akan coba untuk berbicara pada Win.”

Hening. Lin tidak membalas ucapanku di seberang sana. Apakah teleponnya mati? Ku lihat ke arah ponsel, rasanya kami masih terhubung. Ada apa ini? Tiba-tiba..

“Jangan ganggu keluargaku. Apa lagi yang kau inginkan? Kau sekarang mau menjilat adikku juga, hah? Kau tidak tahu malu Korn!”

Deg. Ini Win. Dia akhirnya tahu selama ini aku masih berhubungan baik dengan Lin. Aku coba untuk menjelaskan pada Win, lagi-lagi dia tidak mau mendengarkan. Aku khawatir emosi Win akan membuat Lin ketakutan. Dan benar saja, belum aku mengucapkan sepatah kata pun, telepon itu terputus.

Aku coba untuk menghubungi ponsel Lin dan Win, tapi tidak ada satu pun yang meresponnya. Sungguh, aku sangat khawatir. Cuaca di luar sangat buruk. Hujan disertai badai dan petir seperti menandakan akan ada sesuatu yang buruk! Semoga kecemasanku ini tidak berarti apa-apa.

Namun, baru saja aku mencemaskan Win dan Lin, ada berita yang tidak mengenakan. Ternyata keduanya baru saja mengalami kecelakaan. Segera saja aku ke rumah sakit untuk bertemu dengan Win dan Lin. Ibu mereka sangat cemas dan ingin aku segera menemui mereka.

Aku berlari untuk mencari ruangan dan… BRUK! Aku langsung mendorong pintu ruangan inap yang ditempati oleh Lin. Saat masuk..

“INI SEMUA SALAHMU, KORN! KAU DASAR PEMBAWA SIAL! SEMUA INI TERJADI KARENAMU, KORN!”

Aku sangat terkejut. Lin menendang, mencaci maki, dan memukulku. Ini pertama kalinya aku melihat Lin begitu agresif dan pemarah seperti… Win.

WIN! ASTAGA!

Aku sadar, itu bukan Lin. Dengan berani aku memeluknya sambil berkata, “Win?” Kami saling menatap satu sama lain, sama-sama terkejutnya. Aku terkejut dengan jiwa Win yang berada di tubuh Lin. Sedangkan Win terkejut karena semua orang memanggilnya dengan sebutan “Lin.”

Lin…tidak, maksudku Win langsung diam tanpa mengatakan apapun setelah melihat wujudnya sebagai Lin. Dia duduk di kasur dengan ekspresi terkejut. Lalu, dokter pun datang. Dia mengatakan bahwa tubuh Lin sudah baik-baik saja, namun harus melakukan check-up secara berkala.

Mendengar perkataan dokter, ibu Warodom pun sangat  lega. Kemudian, ibu meninggalkanku dan Win di ruangan. Kami hanya terdiam, tanpa mengatakan sepatah kata pun hingga aku yang memulainya.

earthmix

“Win, kau baik-baik saja?” 

Dia masih menatap sinis padaku. Ini benar-benar Win, bukan Lin. Lin tidak akan melakukan hal seperti ini. Kemudian, secara mengejutkan, seorang biksu datang ke ruangan. Ia sudah tahu apa yang terjadi maka ia langsung bergegas menemui Win di rumah sakit.

Biksu itu menjelaskan bahwa Win sedang kena karma karena tingkah lakunya yang begitu kasar sehingga ia harus mencari air suci di empat kuil berbeda dalam tujuh hari. Jika tidak maka jiwa Lin tidak selamat. Kemungkinan, Win juga akan terus bersemayam di tubuh Lin selamanya.

Selain itu, biksu juga memberi syarat bahwa Win harus mencari air suci itu bersamaku. Ini sulit. Aku yakin Win akan menolaknya mentah-mentah. Tapi, aku juga tidak akan membiarkan Win pergi sendirian berhari-hari. 

“Bisakah aku tidak pergi bersamanya?”

“Tidak, dia yang akan membawa keberuntungan untuk setiap hal buruk yang nanti menimpamu.”

Begitu ucapan biksu pada Win. Dia mengiyakan awalnya, tapi dalam kenyataannya kami harus bertengkar hebat dulu untuk bisa pergi bersama. Bahkan, aku harus menggendong Win seperti karung beras agar dia mau menurut. Ini demi keselamatan dia juga!

Selama di perjalanan, hati Win mulai melunak. Kami sudah banyak mengobrol. Kami mulai berbagi sedikit demi sedikit rahasia yang kami pendam selama ini. Hingga akhirnya, kami menyadari perasaan satu sama lain: kami saling menyukai.

Aku mengakui perasaanku pada Win. Tapi tidak dengan Win. Dia terus menyangkalnya. Dia menganggap selama ini aku menyukai Lin, dan begitu pun dengan Lin. Hingga kesalahpahaman terjadi lagi di antara kami.

Saat kami berhasil mendapatkan air suci, Lin terbangun dan kembali ke tubuhnya, begitu pun dengan Win. Tapi.. ibu Warodom menyangka Lin benar-benar mencintaiku. Jadi, ibu Warodom memintaku untuk bertunangan dengan Lin. Tanpa disadari, ibu Warodom sudah melukai hati anaknya juga, Win.

Aku bertanya dan mendesak Win untuk mengungkapkan perasaannya, jawabannya..

“Aku tidak memiliki perasaan apapun padamu. Kita hanya teman dekat.”

Kenapa, Win? Kenapa kau selalu tidak mengatakan yang sebenarnya? Kenapa kau selalu berkata yang bertentangan dengan hatimu? Haruskah aku bertunangan? Akui perasaanmu, Win!

Premis Menarik dengan Eksekusi Alur yang Runut

alur clw
Baca Juga: Review Drama A Tale of Thousand Stars

Lagi, aku sangat suka kemistri shipper EarthMix. Mereka benar-benar berhasil membuat penontonnya terpesona sebagai gay couple di dalam drama. Sebelumnya, mereka berhasil membawakan karakter Phupa dan Tian di drama A Tale of Thousand Stars.

Kali ini, mereka dipasangkan lagi sebagai gay couple di dalam drama Cupid’s Last Wish. Pertanyaannya adalah, mana yang lebih bagus? Sejujurnya, untuk ide cerita, aku lebih menyukai Cupid’s Last Wish karena terasa lebih unik dan menarik meski tidak terlalu otentik.

Unsur fantasinya cukup membuat penonton penasaran dengan ending ceritanya. Lagi, premis cerita di CLW (Cupid’s Last Wish) ini diceritakan secara runut, rapi dan beraturan. Setiap step dari mulai pengenalan, konflik, hingga konklusinya digambarkan dengan porsi yang pas.

Namun, di bagian konklusi, aku merasakan adanya penyelesaian alur yang terkesan buru-buru. Memang sulit memadatkan cerita yang luas dalam bentuk sepuluh episode saja. Tapi, jika dibandingkan dengan ATOTS (A Tale of Thousand Stars), tentu saja CLW masih terasa kurang mulus untuk bagian ending.

Tapi, overall semuanya terasa baik-baik saja untukku. Jika disuruh memilih mana yang lebih bagus, dari segi ide cerita maka aku pilih CLW. Namun, jika dari segi penyampaian ceritanya, aku lebih memilih ATOTS. Memang selalu ada plus-minus di sebuah drama, apapun itu dramanya.

Mix Meledak-Ledak, Earth Lebih Tenang

mixxiw

Masih membandingkan antara CLW dengan ATOTS, kali ini adalah soal akting. Di ATOTS, aku sangat terpesona dengan akting Mix yang begitu terasa mendalami perannya. But, sorry to say, untuk dramanya kali ini, menurutku Mix agak sedikit over acting.

Karakternya sebagai Win terlalu meledak-ledak. Memang, Win digambarkan sebagai pria yang mudah tersulut emosi. Hanya saja, menurutku Mix membawakan sifat ‘emosiannya’ itu agak sedikit berlebihan. Sehingga, aku terkadang merasa ngos-ngosan ketika melihat Mix akting saat sedang marah-marah.

Urat-urat di bagian lehernya terlalu tertarik hingga menimbulkan semburat kemerahan di bagian leher serta wajahnya. Aku membayangkan bahwa Mix bisa saja lelah jika terus menerus harus berakting marah-marah berlebihan seperti itu.

Bukan berarti aktingnya jelek. Tentu akting Mix bagus, hanya saja terlalu berlebihan di beberapa adegan. Contohnya, saat Mix harus berakting mengusir Korn (Earth). Adegan itu rasanya sangat melelahkan untuk ditonton. Ada yang sependapat denganku?

earth pirapat

Jika Mix sering meledak-ledak di CLW, lain halnya dengan Earth. Kali ini ia tampil begitu memukau dengan pembawaan karakter yang kalem dan super sabar. Karakternya Earth kali ini sebagai Korn, pemuda dewasa yang memang sudah sangat dekat dengan Win (Mix).

Sepertinya aku jatuh cinta dengan karakter Korn yang terkesan sangat boyfriend-able. Adegan Korn yang begitu perhatian terhadap Win sangat menyentuh hati. Contohnya, ketika Win di dalam tubuh Lin (adik perempuannya), saat itu Lin sedang menstruasi.

Win merasa sakit perut kram seperti layaknya wanita sedang menstruasi. Lalu, mood swing pun melanda Win, yang tiba-tiba nangis, bete, dan kesal dengan Korn. Nah, saat Win sedang dalam mode ‘menyebalkan’ seperti itu, Korn justru tetap sabar dan malah menghibur Win. Bahkan, sampai memeluknya!

Jarang banget menemukan lelaki sabar dan penuh pengertian seperti Korn, kan? Makanya, enggak heran kalau banyak yang suka dengan karakter Korn di sini. Terlebih lagi, Earth bisa memerankan Korn dengan sangat pas. Mimik dan ekspresi wajahnya sebagai pria dewasa yang sabar itu sangat cocok!

Baca Juga: Review Drama Cutie Pie

Drama Low Budget?

drama cupid's last wish

Sejak ATOTS, aku benar-benar terganggu dengan kualitas sinematografinya. Aku pikir CLW akan menampilkan kualitas sinematografi yang lebih baik. Pasalnya, di CLW banyak memperlihatkan keindahan kota-kota dan tempat wisata yang ada di Thailand.

Sayangnya, aku tidak merasa ‘sangat takjub’ dengan pantai atau gunung yang diperlihatkan di CLW. Apa penyebabnya? Menurutku adalah sinematografi yang sangat pas-pasan. Padahal, drama ini sepertinya memang punya tujuan untuk mempromosikan tempat wisata yang indah di Thailand.

Tapi, dengan sinematografi yang minimalis, kesan estetik nan indah itu tidak terlalu terasa di dalam drama ini. Menurutku, sinematografi di CLW lebih mengecewakan dibandingkan dengan ATOTS. Bahkan, hal detail di dalam drama ini juga sering miss.

Contohnya, ketika memperlihatkan ruangan ICU. Di drama ini, ruangan ICU digambarkan seperti ruangan rawat inap biasa. Setahuku, ruangan ICU itu biasanya sangat steril dan ditempati oleh beberapa orang. 

Tapi di sini, ruangan ICU-nya tampak seperti kamar biasa yang ditambahkan alat infus, detak jantung dan kasur ala rumah sakit saja. Anehnya lagi, ruangan ICU di sini sangat bebas. Pengunjung tidak perlu mengenakan jubah khusus ketika masuk ke ruangan ICU. 

Padahal setahuku, ruangan ICU harus selalu steril, kan? Atau mungkin memang di Thailand ada rumah sakit yang memiliki ruangan ICU khusus seperti kamar inap? Entahlah. Jika kalian tahu soal ini, beri tahu di kolom komentar, ya.

Oh iya, selain itu, aku sangat terganggu dengan CGI yang ditampilkan di CLW. Ada adegan dimana Win pingsan di gunung. Nah, saat itu cuacanya sangat dingin karena sudah malam, dan Win hanya mengenakan kaos tipis.

clw review

Hal itu membuat Win menggigil kedinginan. Namun yang mengganggu adalah, ketika Win menggigil kedinginan, ada asap yang keluar dari mulutnya untuk menunjukkan bahwa saat itu udara sedang dingin. Asap itu sepertinya dibuat oleh CGI atau efek khusus.

Ini dia masalahnya, efek asap yang keluar dari mulut itu terasa sangat amatiran. Tidak seperti asap. Hanya keluar dua kali dan hilang begitu saja. Sepertinya, efek asap itu tidak perlu. Jujur saja, hal itu sangat mengurangi estetika dramanya. Konsentrasiku jadi buyar hanya karena efek asap yang gagal.

Dari beberapa kekurangan sinematografi tadi, aku jadi berpikir; apakah CLW termasuk drama low budget dari GMMTV? Entahlah, padahal hampir semua drama GMMTV cukup menjanjikan. Semoga sinematografinya bisa terlihat lebih apik lagi, ya.

Meski memiliki sinematografi yang minimalis, menurutku CLW adalah salah satu drama yang cukup seru untuk ditonton. Di sini, kamu bisa melihat kemampuan akting dari Earth dan Mix yang semakin hari semakin berkualitas. Bagaimana nih menurut kalian tentang drama Cupid’s Last Wish ini?

Update Kpop Terbaru di Google News Hobihepi.com
Author

Listiorini Ajeng Purvashti

Being a KPOPers, love to watch drakor, movies, anime, etc, since high school. Become a professional content writer since 2017 with various topics, but her speciality topics are KPOP, entertainment, lifestyle, and technology.

Follow Me
Other Articles
Previous

Review & Sinopsis Drakor Squid Game, Bertaruh Nyawa Demi Uang!

Next

Profil dan Urutan Member NMIXX dari yang Tertua hingga Termuda

26 Comments
  1. Yoga Yuliarti berkata:
    3 Juli 2022 pukul 7:26 AM

    Ceritanya sangat menarik mbk… Review penokohannya kuat dan lengkap, makasih mbak🥰

    Reply
  2. sylvianayy berkata:
    3 Juli 2022 pukul 2:00 PM

    biasnaya kalau film thailand itu banyak komedinya gak sih hehehe dan yang bikin lucu itu bahasanya. kayaknya ngomong aja mereka lucu deh. drama thailand juga bagus-bagus gak kalah dari drakor

    Reply
  3. Han berkata:
    4 Juli 2022 pukul 2:55 AM

    Minimalis tapii kayaknya alurnya nyenengin yaa mba, ngga bosenin gitu maksudku kalau baca review ini. jadi penasaran hihi

    Reply
  4. Allamandawi berkata:
    4 Juli 2022 pukul 3:29 AM

    Omaigat, film gay ternyata, tapi emang sih thailand banyak drama.y yg ada alur pasangan gaynya, entahlah

    Reply
  5. Lintang berkata:
    4 Juli 2022 pukul 4:14 AM

    Lihat flyernya, aku udah nebak sih, ini apa film gay couple yah? wkwkwk eh iya. Tapi sekarang drama Thailand juga bagus2 sih ya.

    Reply
  6. Bening Pertiwi berkata:
    4 Juli 2022 pukul 4:52 AM

    wah drama fantasi lagi ya, dari premisnya, menarik sih, tentang pertukaran tubuh. keren yang bisa memerankan dua karakter berbeda, karena cerita pertukaran tubuh ini

    Reply
  7. Rizky Arya Lestari berkata:
    4 Juli 2022 pukul 7:27 AM

    pertama baca kirain cerita suami istri ternyata setelah di baca gay, seru reviewnya bagus. Meskipun bukan penyuka film dengan ulasan ini jadi menyaksikan keseruan filmnya.

    Reply
  8. Dian Restu berkata:
    5 Juli 2022 pukul 1:50 AM

    Syukurnya meski sinematografinya termasuk minimalis, CLW didukung kemampuan akting dari Earth dan Mix yang baik. Jadi seru hasilnya meski ada bolong-bolong karena low budget.

    Reply
  9. Nurul bukanbocahbiasa berkata:
    5 Juli 2022 pukul 5:02 AM

    Wah ini rekom buat yg cari tayangan anti mainstream ya

    Reply
  10. Lia Yuliani berkata:
    5 Juli 2022 pukul 2:00 PM

    Ternyata ini couplenya sesama, hm … Dulu saya pernah nonton film Thailand genrenya komedi. Lupa apa judulnya.

    Reply
  11. Dyah Ummu AuRa berkata:
    5 Juli 2022 pukul 2:08 PM

    Wah, tenyata bener ya. Xixixi.. pas liat covernya udh mikir gak-gak eh ternyata emang alur ceritanya gitu.

    Reply
  12. Okti Li berkata:
    5 Juli 2022 pukul 2:30 PM

    Film Thailand tak kalah seru juga ternyata ya. Ya dari segi jalan cerita. Kalau pemain dan lainnya jujur saya gak bisa menilai. Hehehe .. gak pernah nonton juga sih

    Reply
  13. Kata berkata:
    5 Juli 2022 pukul 4:06 PM

    Belum pernah nonton film ataupun drama dengan genre ini. Belakangan kayaknya makin banyak produksi dengan genre ini ya. Korea juga belakangan bikin. Kalau Hollywood dan Thailand, Belanda, banyak.

    Reply
  14. Mutia Erlisa Karamoy berkata:
    5 Juli 2022 pukul 10:16 PM

    Aku termasuk jarang nonton film atau drama seri lain selain Korea, itu juga sering telat tapi kalau film Thailand suka juga nonton yang genre horor…serem banget sampe ke bawa mimpi. Meskipun low budget tapi akting yang bagus bisa membantu membuat film menjadi menarik.

    Reply
  15. Dee_Arif berkata:
    6 Juli 2022 pukul 1:36 AM

    Hmm ini drama Thailand y
    Drama Thai emang banyak yg genre BL gini ya mbak

    Reply
  16. Hamimeha berkata:
    6 Juli 2022 pukul 2:49 AM

    wah drama thailand aku ga terlalu mengikuti, drakor juga jarang hahaha duh emak2 rempong banget mau me time bentar. tapi sekrang dunia perfilman makin gencar ya. aku ikutan berfikir terkait sinematografi yang mbak jelasin nih

    Reply
  17. JELAJAH MIA berkata:
    6 Juli 2022 pukul 3:33 AM

    Waktu liat awal artikel aku kira drakor loh, ternyata drama thailand
    Wah bisa jadi wishlist tontonan nih

    Reply
  18. andyhardiyanti berkata:
    6 Juli 2022 pukul 4:28 AM

    Lihat boneka sapi, terus baca cuplikan tentang saham peternakan.. Ya ampun kok gumash amat nih topiknya. BTW, tadi saya pikir ini drama Korea lho..tapi kok wajah pemerannya gak Korea amat.. eh ternyata Thailand yaa..

    Reply
  19. lendyagassi berkata:
    6 Juli 2022 pukul 4:33 AM

    Kangen banget sama lakorn.
    Mencari review lakorn memang jarang yang menulis dan kerap bingung karena pernah beberapa kali terjebak dalam kisah BL.
    Hiiks~

    Dapat rekomendasi Cupid's Last Wish yang pemainnya bukan baru pertama kali ketemu, sungguh membuat nostalgia yaa.. Chemistrynya sudah terbentuk.

    Reply
  20. Zulmi berkata:
    6 Juli 2022 pukul 4:43 AM

    Wah sudah lama sekali tidak ngedrakor.. nonton sinetron dan film..wkwk
    Dunia emak sudah lain..
    Baca review mba jadi kebuka wawasan perfilm an sekarang..

    Reply
  21. ilsadest berkata:
    6 Juli 2022 pukul 11:33 AM

    Baca sinopsisnya, aku jd inget drakor secret garden dulu yg jiwanya ketuker juga..😄

    Reply
  22. deamerina berkata:
    7 Juli 2022 pukul 11:16 AM

    eh drama thailand yaa. aku belom pernah liat drama thailand sih hehe

    Reply
  23. opiardiani berkata:
    7 Juli 2022 pukul 12:59 PM

    drama thailand tuh yang ga nahan bahasanya ya… terdengar aneh gitu di telinga hehehehe…. tapi kalau artisnya ga kalah mulus mulusnya sama artis drakor deh.

    Reply
  24. srisubekti.com berkata:
    11 Juli 2022 pukul 12:48 AM

    Suka baca review2 Mbak Listio lengkap dan jelas. Jadi serasa nonton sendiri sinematografi Thailand ini. Mbak pinter pilih drama 2 yang mau diulas. Jadi membuat pembaca jadi penasaran deh.

    Reply
  25. April Fatmasari berkata:
    12 Juli 2022 pukul 9:19 AM

    Waw ternyata film gay ya, Mbak. Hehe. Awalnya belum ngeh, tapi semakin baca dan liat ilustrasinya, ternyata iya. Cocok buat yang mau nonton film anti mainstream kayak gini

    Reply
  26. Weny Dyah M. berkata:
    20 Juli 2022 pukul 11:25 PM

    Jarang nonton drama selain korea. Menarik juga ya drama Thailand. Makasih mbak utk reviewnya.bisa buat referensi tontonan nih.

    Reply
Show Comments

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tag

aespa ASUS BABYMONSTER BLACKPINK Book Review Books BTOB BTS Buku Danielle Drakor Drama Korea Exo Experience Experiences Fan Meeting Film Giselle HYBE ITZY IVE JPOP Jungkook KPOP MAMA AWARDS 2023 Movies NCT NCT WISH NewJeans NEWS Novel PLAVE Renjun Review Film RIIZE SEVENTEEN SNSD Sponsored Stray Kids Super Junior Taeyong Ten THE BOYZ TREASURE WayV

Kategori

  • Blog
  • Books
  • Experiences
  • KPOP
  • Movies
  • News

Pos-pos Terbaru

  • 5 Profil dan Urutan Member A2O MAY, Girlband China-nya LSM nih Ges
  • 5 Profil dan Urutan Member AND2BLE, ZEROBASEONE dan EVNNE Bersatu!
  • 8 Profil dan Urutan Member ALPHA DRIVE ONE (ALD1), Boyband Lulusan BOYS II PLANET
  • 15 Profil dan Urutan Member A2O Soul, Boyband-nya Lee Soo Man Guys!
  • 6 Urutan Novel Dan Brown yang Ajak Pembaca Menikmati Keindahan Sejarah
Foto Profil

Listiorini Ajeng Purvashti

Being a KPOPers, love to watch drakor, movies, anime, etc, since high school~ .

  • Email: listiorini.ap@gmail.com
  • Instagram: @listioriap
Profil Lengkap

Kategori

  • Blog
  • Books
  • Experiences
  • KPOP
  • Movies
  • News

26 responses to “Review & Sinopsis Cupid’s Last Wish, Drama Kedua Couple EarthMix”

  1. Avatar Yoga Yuliarti
    Yoga Yuliarti
    3 Juli 2022

    Ceritanya sangat menarik mbk… Review penokohannya kuat dan lengkap, makasih mbak🥰

    Reply
  2. Avatar sylvianayy
    sylvianayy
    3 Juli 2022

    biasnaya kalau film thailand itu banyak komedinya gak sih hehehe dan yang bikin lucu itu bahasanya. kayaknya ngomong aja mereka lucu deh. drama thailand juga bagus-bagus gak kalah dari drakor

    Reply
  3. Avatar Han
    Han
    4 Juli 2022

    Minimalis tapii kayaknya alurnya nyenengin yaa mba, ngga bosenin gitu maksudku kalau baca review ini. jadi penasaran hihi

    Reply
  4. Avatar Allamandawi
    Allamandawi
    4 Juli 2022

    Omaigat, film gay ternyata, tapi emang sih thailand banyak drama.y yg ada alur pasangan gaynya, entahlah

    Reply
  5. Avatar Lintang
    Lintang
    4 Juli 2022

    Lihat flyernya, aku udah nebak sih, ini apa film gay couple yah? wkwkwk eh iya. Tapi sekarang drama Thailand juga bagus2 sih ya.

    Reply
  6. Avatar Bening Pertiwi
    Bening Pertiwi
    4 Juli 2022

    wah drama fantasi lagi ya, dari premisnya, menarik sih, tentang pertukaran tubuh. keren yang bisa memerankan dua karakter berbeda, karena cerita pertukaran tubuh ini

    Reply
  7. Avatar Rizky Arya Lestari
    Rizky Arya Lestari
    4 Juli 2022

    pertama baca kirain cerita suami istri ternyata setelah di baca gay, seru reviewnya bagus. Meskipun bukan penyuka film dengan ulasan ini jadi menyaksikan keseruan filmnya.

    Reply
  8. Avatar Dian Restu
    Dian Restu
    5 Juli 2022

    Syukurnya meski sinematografinya termasuk minimalis, CLW didukung kemampuan akting dari Earth dan Mix yang baik. Jadi seru hasilnya meski ada bolong-bolong karena low budget.

    Reply
  9. Avatar Nurul bukanbocahbiasa
    Nurul bukanbocahbiasa
    5 Juli 2022

    Wah ini rekom buat yg cari tayangan anti mainstream ya

    Reply
  10. Avatar Lia Yuliani
    Lia Yuliani
    5 Juli 2022

    Ternyata ini couplenya sesama, hm … Dulu saya pernah nonton film Thailand genrenya komedi. Lupa apa judulnya.

    Reply
  11. Avatar Dyah Ummu AuRa
    Dyah Ummu AuRa
    5 Juli 2022

    Wah, tenyata bener ya. Xixixi.. pas liat covernya udh mikir gak-gak eh ternyata emang alur ceritanya gitu.

    Reply
  12. Avatar Okti Li
    Okti Li
    5 Juli 2022

    Film Thailand tak kalah seru juga ternyata ya. Ya dari segi jalan cerita. Kalau pemain dan lainnya jujur saya gak bisa menilai. Hehehe .. gak pernah nonton juga sih

    Reply
  13. Avatar Kata
    Kata
    5 Juli 2022

    Belum pernah nonton film ataupun drama dengan genre ini. Belakangan kayaknya makin banyak produksi dengan genre ini ya. Korea juga belakangan bikin. Kalau Hollywood dan Thailand, Belanda, banyak.

    Reply
  14. Avatar Mutia Erlisa Karamoy
    Mutia Erlisa Karamoy
    5 Juli 2022

    Aku termasuk jarang nonton film atau drama seri lain selain Korea, itu juga sering telat tapi kalau film Thailand suka juga nonton yang genre horor…serem banget sampe ke bawa mimpi. Meskipun low budget tapi akting yang bagus bisa membantu membuat film menjadi menarik.

    Reply
  15. Avatar Dee_Arif
    Dee_Arif
    6 Juli 2022

    Hmm ini drama Thailand y
    Drama Thai emang banyak yg genre BL gini ya mbak

    Reply
  16. Avatar Hamimeha
    Hamimeha
    6 Juli 2022

    wah drama thailand aku ga terlalu mengikuti, drakor juga jarang hahaha duh emak2 rempong banget mau me time bentar. tapi sekrang dunia perfilman makin gencar ya. aku ikutan berfikir terkait sinematografi yang mbak jelasin nih

    Reply
  17. Avatar JELAJAH MIA
    JELAJAH MIA
    6 Juli 2022

    Waktu liat awal artikel aku kira drakor loh, ternyata drama thailand
    Wah bisa jadi wishlist tontonan nih

    Reply
  18. Avatar andyhardiyanti
    andyhardiyanti
    6 Juli 2022

    Lihat boneka sapi, terus baca cuplikan tentang saham peternakan.. Ya ampun kok gumash amat nih topiknya. BTW, tadi saya pikir ini drama Korea lho..tapi kok wajah pemerannya gak Korea amat.. eh ternyata Thailand yaa..

    Reply
  19. Avatar lendyagassi
    lendyagassi
    6 Juli 2022

    Kangen banget sama lakorn.
    Mencari review lakorn memang jarang yang menulis dan kerap bingung karena pernah beberapa kali terjebak dalam kisah BL.
    Hiiks~

    Dapat rekomendasi Cupid's Last Wish yang pemainnya bukan baru pertama kali ketemu, sungguh membuat nostalgia yaa.. Chemistrynya sudah terbentuk.

    Reply
  20. Avatar Zulmi
    Zulmi
    6 Juli 2022

    Wah sudah lama sekali tidak ngedrakor.. nonton sinetron dan film..wkwk
    Dunia emak sudah lain..
    Baca review mba jadi kebuka wawasan perfilm an sekarang..

    Reply
  21. Avatar ilsadest
    ilsadest
    6 Juli 2022

    Baca sinopsisnya, aku jd inget drakor secret garden dulu yg jiwanya ketuker juga..😄

    Reply
  22. Avatar deamerina
    deamerina
    7 Juli 2022

    eh drama thailand yaa. aku belom pernah liat drama thailand sih hehe

    Reply
  23. Avatar opiardiani
    opiardiani
    7 Juli 2022

    drama thailand tuh yang ga nahan bahasanya ya… terdengar aneh gitu di telinga hehehehe…. tapi kalau artisnya ga kalah mulus mulusnya sama artis drakor deh.

    Reply
  24. Avatar srisubekti.com
    srisubekti.com
    11 Juli 2022

    Suka baca review2 Mbak Listio lengkap dan jelas. Jadi serasa nonton sendiri sinematografi Thailand ini. Mbak pinter pilih drama 2 yang mau diulas. Jadi membuat pembaca jadi penasaran deh.

    Reply
  25. Avatar April Fatmasari
    April Fatmasari
    12 Juli 2022

    Waw ternyata film gay ya, Mbak. Hehe. Awalnya belum ngeh, tapi semakin baca dan liat ilustrasinya, ternyata iya. Cocok buat yang mau nonton film anti mainstream kayak gini

    Reply
  26. Avatar Weny Dyah M.
    Weny Dyah M.
    20 Juli 2022

    Jarang nonton drama selain korea. Menarik juga ya drama Thailand. Makasih mbak utk reviewnya.bisa buat referensi tontonan nih.

    Reply
Copyright 2026 — Hobi Hepi. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme